Semangat Pentakosta Sejati

oleh: Hendra Rey 雷伟业牧师博士

Semangat Menyambut Hari Pentakosta: Roh Penolong

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Yohanes 14:16-17a

Salah satu hari terpenting bagi umat Kristen adalah Hari Pentakosta. Pentakosta berarti hari ke limapuluh (dari bahasa Yunani: Πεντηκοστή [ἡμέρα]. Pebtakosta dirayakan untuk adalah hari memperingati peristiwa dicurahkannya Roh Kudus kepada para rasul di Yerusalem, yang terjadi 50 hari setelah kebangkitan Yesus Kristus.  Roh Kudus dicurahkan sesuai dengan yang dijanjikan Yesus (Yoh 14:16-17)

Awalnya Pentakosta itu dirayakan oleh Israel Kuno sebagai hari Pengucapan syukur karena ; Pertama, Allah adalah Pembebas dari keterikatan, penjajahan dan pembebasan, mereka mengenangkan pembebasan dari perbudakan di Mesir. Kedua, Allah adalah Penuntun umat-Nya melalui firman-Nya, orang Yahudi mengenangkan pemberian Hukum Taurat kepada Musa di Gunung Sinai, dan Ketiga, Allah adalah Pemelihara Umat-Nya, orang Yahudi mengucap syukur atas panen yang mereka dapatkan dari tanah mereka (Im. 23:15-21).

Kemudian pada zaman Perjanjian Baru, Orang Kristen merayakan Pentakosta untuk memperingati hari turunnya Roh Kudus, yakni Roh Penolong yang dijanjikan Yesus menyertai umat-Nya. Mengapa Roh Kudus disebut Penolong?

Ada beberapa alasan. Pertama, Roh menolong kita untuk mengenal Sang Kebenaran, yakni Yesus. Kita tidak bisa otomatis mengenal Kristus, diperlukan pembelajaran yang intens untuk mengenal siapa Yesus dan karya-karya-Nya. Roh menolong pemahaman kita saat berusaha mengenal Kristus.

Kedua, Roh menolong kita dalam menjalankan misi Yesus, yaitu memenangkan jiwa dan memancarkan terang Kristus bagi dunia. Syukur kepada Allah yang mengirimkan Roh Kudus supaya kita tidak kesulitan menunaikan misi sendirian dan Dia juga menolong kita mempermudah pelaksanaan misi. Itulah sebabnya para rasul mampu berjalan masing-masing menunaikan misi, dalam karunia-Nya sehingga banyak jiwa dimenangkan dan gereja didirikan bagi Kristus.

Ketiga, Roh menolong setiap orang percaya menjalani hidup yang tidak gampang di dunia ini. Dia selalu hadir menyertai, senantiasa ingin menolong apa pun kesulitan kita.

Apakah Anda sudah merasakan pertolongan Roh Kudus? Apa buktinya kita sudah dipenuhi Roh Kudus? Kita akan diubahkan menjadi pribadi yang suka menolong. Menolong mereka yang sedang bertumbuh kerohaniannya semakin mengenal Kristus dan kebenaran-Nya, serta menjalankan misi Kristus yang bukan cuma duduk dibelakang meja, tanpa pernah mengenal lapangan memutuskan sesuatu, namun misi yang bersaksi melalui aksi hidup dan melalui perkataan kepada sesama. Sekarang ini banyak seminar, wbinar, zoominar tentang misi, namun cobalah tanya kepada mereka yang menyelenggarakan atau mempresentasikannya, apkah sudah memenangkan jiwa bagi Kristus tahun ini? Semangat misi pentakosta adalah semangat memenangkan jiwa , yang dimulai dari para murid, pemimpin umat, yang diri sendiri aktif mencari dan memenangkan jiwa bagi Kristus. Roh Kudus, Roh Penolong itu akan menyertai dan memampukan semua orang yang sungguh mau peduli jiwa.

 Beban dan passion tersebut sungguh diperlukan bagi kekristenan zaman ini, kadang sulit dimengerti tapi dukunglah mereka yang menggenapi misi Kristus sama seperti Kristus yang mengutus para murid-Nya. Yesus tidak membatasi murid-murid-Nya, Dia bahkan mengutus Penolong agar mereka bermisi sesuai kapasitas dan beban mereka.

Tolonglah juga orang yang sedang bingung menjalankan hidup di dalam dunia yang penuh kesulitan ini. Hidup bukan soal diri sendiri. Hidup adalah soal bagaimana kita menjadi alat Tuhan bagi sesama. Bukankah Tuhan mengajarkan; cari yang hilang, pulangkan yang sesat, balut yang luka hatinya, sembuhkan yang sakit…?

Orang yang unggul adalah penolong bagi yang lemah. Ia bagai mata bagi yang buta, kekuatan bagi yang lemah, dan tameng bagi yang tak berdaya. Ia berdiri tegak menolong yang terjatuh. Ia naik dengan mengangkat orang lain.

Izinkan saya berdoa; kiranya Roh Kudus-Mu ya Tuhan, dan perbaharuilah hati dan hidup kami, kuduskanlah kami, dan mampukanlah kami untuk mencintai dan memberi, kini dan sepanjang masa.

Saudaraku, demi nama Yesus dalam menyambut hari Pentakosta ini, marilah berharap: Tuhan jadikanku penolong bagi sesamaku, baik secara jasmani, terutama secara rohani. Mau..?

Salam Pentakosta Penolong.

Hendra Rey 雷伟业牧师博士

Published by Krynon Journey : Motivation-Education-Information

Saya menjadikan site ini untuk berbagi Motivasi, Edukasi dan Informasi yang berguna untuk membangun sesama manusia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: