Orang Tua yang Berjuang

oleh: Hendra Rey

Berkat Kunarion – Orangtua yang Berjuang.

Matius 15:26. Tetapi Yesus menjawab: “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.”

Dalam perikop Matius 15:21-28, ada seorang yang berteriak-teriak mita pertolongan karena anaknya kerasukan setan dan sangat menderita (ay. 22), mungkin saking ributnya para murid gerah dan memintah Yesus untuk mengusirnya (ay.23). Bagaimana jika bicara dengan suara kesal dan geram, kemungkinan suara para murid sudah terdengar oleh wanita tersebut, namun ia justru maju mendekat kepada Yesus dan berkata, “Tuhan tolonglah aku”.

Tuhan Yesus bukannya kasar ketika mengatakan bahwa roti itu tidak patut dilemparkan kepada anjing. Waktu itu bangsa Yahudi menganggap bahwa orang non Yahudi derajatnya bisa disamakan dengan binatang. Perhatikan Yesus menggunakan istilah domba untuk orang Yahudi, itu berarti Ia mau menyamakan bahwa sebenarnya orang Yahudi dan non Yahudi derajatnya sama, jika yang satu dianggap anjing, maka yang lain disebut domba. Sama-sama binatang tapi beda jenis. Namun yang lebih menarik, istilah anjing tersebut, Yesus menggunakan istilah Kuranion. Dalam bahasa Yunani, penggunaan bentuk kata “KUNARION” merupakan ciri khas rasa belas kasihan. Yesus Kristus menghilangkan sengatan yang ada dalam kata anjing (κυων – KUÔN) yang berarti ganas, berganti kunarion yang seperti anak anjing yang lucu dan menggemaskan. Perempuan itu dapat merasakan berbedaan di telinganya.

Para murid menolaknya, namun wanita ini tetap berjuang dan maju , Yesus menjawab bahwa ia hanya untuk domba-domba(orang Yahudi), nampak dipermalukan dan ditolak, namun ia tetap maju dan meminta tolong. Akhirnya Yesus memuji iman wanita tersebut, “”Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kau kehendaki.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh.(ay.28). Yesus melihat iman yang berjuang dari seorang ibu yang ingin anaknya lepas dari penderitaan.

Orangtua memang macam-macam tipe nya;

Pertama, Tipe Otoriter

Inilah tipe yang disebut juga “orang tua selalu benar”, anak harus menuruti aturan orang tua tanpa membantah. akhirnya anak merasa pendapatnya ga ada yang bener, selalu dibantah. Jika tidak menuruti ortu maka anak mendapat hukuman, akhirnya anak mengalami permasalahan hargadiri. Jika berlarut-larut, anak akan bertumbuh dengan kegemaran berbohong, munafik, tetapi agresif dalam menyerang oranglain, akibatnya ke depan anak cenderung kesulitan dalam pergaulan sosial masyarakat. Jika satu saat akhirnya dia berhasil, maka ia akan bertumbuh menjadi seorang yang Otoriter dan tidak mampu mengontro emosi dan amarahnya.

Kedua, Tipe Semua Boleh

Tipe ini disebut juga orangtua yang selalu berkata “namanya juga anak-anak”. Semua perbuatan anak dimaklumi, anak-anak cenderung mendapat apapun yang mereka inginkan tanpa diberi pengertian dan batasan. Anak-anak menjadi “raja” bagi orangtuanya. Ke depan, ketika anak bertumbuh menjadi remaja, ia cenderung sebagai pembangkang ortu, bahayanya, jika ternyata anak dalam arah yang membahayakan dirinya , ketika ortu merasa perlu berbicara serius, anak sudah tidak ingin mendengarkan nasihat lagi. Akibatnya akan banyak penyesalan yang menggelisahkan diri orangtua waktu melihat anak menjadi pemuda dan dewasa, susah menerima nasihat susah menerima arahan akhirnya hidup anak itu kemudian hari banyak kesusahan yang dia tanggung karena mau menangnya sendiri.

Ketiga, Tipe Acuh Tak Acuh

Ini tipe ortu yang “asal semua kebutuhan anak terpenuhi”, kebutuhan material yang paling menjadi fokusnya. Jika anak memiliki karakter yang kuat, anak akan bertumbuh seusai apa yang dia dapat dari teman atau dunia yang dia temui. Jika anak bermental lemah, maka ia cenderung menyerah saat menghadapi kesulitan. Anak merasa aman hanya dalam rumah, ketika di luar, ia akan merasa tidak aman, akhirnya semua teman, semua orang gampang dicurigai dengan hal-hal yang negatif. Akibatnya, ia merasa tertolak dan ini membuat daya juang dan ketahanannya lemah. Anak memiliki masalah perilaku, sehingga cenderung gagal dalam membangun relasi, karena sifat posesif yang berlebihan membuat orang lain tidak betah dan gerah.

Keempat, Tipe yang Dikehendaki Tuhan

Ini tipe ortu yang fokus membangun lingkungan yang positif untuk anak. Ada arahan atau aturan dalam rumah sesuai yang Alkitab ajarkan dan untuk bekalnya bertumbuh di luar rumah, namun tetap menghargai pendapat dan perasaan anak. Ada pujian ketika anak baik dan melakukan yang benar, namun juga ada nasihat ketika anak keliru dan ceroboh. Anak akan bertumbuh menjadi orang yang lebih bertanggungjawab. Mereka juga pandai mengekspresikan pendapat mereka.  Ada doa, ada dekapan sejak kecil, maka Anak cenderung bahagia karena terbangun kebiasaan baik, misalnya dalam memutuskan sesuatu dengan baik dan benar.  Untuk ini, orangtua perlu bekerja keras dan berjuang, dalam mencukupi kebutuhan fisik, materi, psikis dan juga spiritual.

Menjadi orangtua yang dipercayakan untuk memiliki anak, maka sudah sepatutnya ia bertanggungjawab atas kehidupan anak-anaknya. Namun, orangtua yang berjuang keras demi kebaikan dan impian anak, intinya adalah orang tua yang patut diteladani. Apakah kita melihat bahwa saat ini anak kita ada masalah, perlu pertolongan, atau bahkan perlu usaha yang berat untuk mengangkatnya? Ada Tuhan Yesus yang tangannya penuh Kasih dan Kekuatan, dan anak-anak Tuhan yang dapat dipercayai untuk juga bisa menolong anak kita. Mari jadi orangtua yang tidak segan berjuang untuk anak-anak yang Tuhan sudah titipkan pada kita. Kesampingkan segala harga diri direndahkan, dipermalukan dan sebagainya. Asal kita berjuang dengan tidak berdosa, sambil berharap pada belaskasihan Tuhan, maka lakukanlah itu dengan segenap hati.

Untuk para anak, hargailah, dan tunjukan rasa sayangmu, karena seringkali demi kebahagiaan dan kebaikanmu, orangtua telah mempertaruhkan banyak hal. Kiranya Tuhan Yesus sungguh dimuliakan melalui perjuangan orangtua demi anak-anaknya, dan rasa terimakasih anak kepada orang tua.

Salam Berkat Kunarion.

Hendra Rey

Published by Krynon Journey : Motivation-Education-Information

Saya menjadikan site ini untuk berbagi Motivasi, Edukasi dan Informasi yang berguna untuk membangun sesama manusia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: